Walikota Kediri Terima Penghargaan Pembina AoC Gema Cermat Terbaik se-Jawa Timur
Info

Walikota Kediri Terima Penghargaan Pembina AoC Gema Cermat Terbaik se-Jawa Timur

Kediri (beritajatim. com) – Hasil membanggakan berhasil diukir kembali sebab Kota Kediri. Kali ini, Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar menyambut secara langsung penghargaan Pembina Agent of Change (Aoc) Gerakan Masyarakat Pandai Menggunakan Obat (Gema Cermat) terbaik se-Jawa Timur. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada agenda Penyerahan Piagam Gubernur Jawa Timur dalam Rangka Hari Jadi Daerah ke-75, Minggu (11/10/2020) bertempat dalam Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Dalam sambutannya, Khofifah Indar Parawansa mengatakan sangat banyak kalender terkait dengan dampak sosial ekonomi covid-19. Hal itu dikomandani langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak.

“Mungkin dengan keberseiringan kita menyapa mereka yang terdampak Covid-19 baik yang terdampak sosial maupun terdampak ekonomi mungkin itu benar memberikan penguatan. Dan mereka merasakan bahwa saya tidak sendirian dan orang lain ternyata peduli dengan kondisi saya. Ini sangat penting sekali kita tidak hanya membutuhkan economic recovery tapi psycosocial recovery . Format-format seolah-olah ini membutuhkan sapaan langsung, ” ujarnya.

Sementara itu, Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar mengungkapkan bahwa dirinya memiliki kekhawatiran kepada anak-anak melanggar penggunaan obat-obatan di masyarakat. “Kadang-kadang masyarakat menggunakan obat secara ngawur khususnya obat antibiotik. Alhamdulillah Jawatan Kesehatan mem break down dan mewujudkan pembinaan agent of change untuk Gema Cermat. Nah inipun dibawahi oleh apoteker yang ada di Praja Kediri. Artinya paling tidak kita sudah bergerak untuk menyadarkan masyarakat agar menggunakan obat-obatan secara bijak. Kalau ngawur khawatir kamu budak kecil dosisnya sudah tinggi, ” ujarnya.

Secara diraihnya penghargaan ini, Abdullah Bubuk Bakar berharap akan muncul inovasi-inovasi baru untuk terus mengedukasi kelompok. ” Alhamdulillah hari ini kita dapat penghargaan dari Provinsi Jawa Timur. Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Dinas Kesehatan maupun masyarakat dan yang terpenting adalah agent of change- nya. Mudah-mudahan membawa hasil positif. Dan khususnya bisa mengedukasi masyarakat agar masyarakat kita bertambah baik lagi kehidupannya, ” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri dr. Fauzan Adima menjelaskan Kota Kediri dapat meraih penghargaan ini karena langkah-langkah untuk membudayakan atau sosialisasi kepada masyarakat supaya menggunakan obat secara cerdas itu sangat masif. Mulai dari di setiap puskesmas mempunyai program inovasi, daripada Dinas Kesehatan juga memberikan pelatihan kepada semua apoteker di Kota Kediri, sehingga apoteker dan puskesmas bersama-sama memasyarakatkan atau mensosialisasikan kepada masyarakat untuk menggunakan obat secara cerdas.

“Contohnya jangan menggunakan antibiotik secara sembrono, cara menyimpan obat. Nah ini gerakan yang sangat masif dalam Kota Kediri sehingga dapat penghargaan ini, ” jelasnya.

Ke depan dr. Fauzan mengatakan Dinas Kesehatan akan membuat permutasi mengenai Gema Cermat yang telah berjalan di Kota Kediri semenjak tahun 2017 ini. “Kita mau berinovasi dengan cara pembuangan obat-obat di rumah tangga yang expired . Lalu dengan jalan apa menggunakan toga secara maksimal dan ketiga penggunaan obat secara masuk akal. Serta masyarakat akan kita buatkan semacam saluran informasi sehingga asosiasi bisa mengakses semuanya dan mampu konsultasi secara gratis tentang obat-obatan di Kota Kediri, ” urainya.

Selain Kota Kediri juga terdapat beberapa daerah dengan meraih penghargaan. Diantaranya, Penghargaan Open Defection Free (ODF) 2020 diraih oleh Kabupaten Gresik dan Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) diraih oleh Kabupaten Bojonegoro. Lalu Penghargaan Task Force Kemanusiaan Kantin ITS pada Program Pendampingan Keluarga Pasien Covid-19 diraih oleh Radian Jadid, Penghargaan Relawan Sinse diraih oleh dr. Nur Afifah Destianzar Ali dan Penghargaan Relawan Perawat diraih oleh Ahmad Rofiq Singgih Surya Medani.

Hadir pula dalam kegiatan itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur Arumi Emil Dardak, Puteri Indonesia 2020 dengan berasal dari Jawa Timur Rr. Ayu Maulida Putri serta tamu undangan lainnya. [nm/ted]