UK Petra Gelar Talk Show, Bahas Fashion di Tengah Pandemi
Info

UK Petra Gelar Talk Show, Bahas Fashion di Tengah Pandemi

Jackpot hari ini Result Sidney 2020 – 2021.

Surabaya (beritajatim. com) – Di mtengah pandemi Covid-19, geliat fashion tidak menurun. Style malah memiliki ruang lebih besar dengan upaya-upaya digitalisasi. Hal terkait terlihat dengan peragaan busana tetap bisa dilakukan meski melalui bold atau secara virtual.

Begitu pula dengan yang dilakuan oleh UK Petra. Innofashion Reasonable, sebuah pameran karya tugas para mahasiswa Program Desain Fashion serta Tekstil (DFT) UK Petra yg digelar secara daring mulai 15-18 Desember 2020. “Pameran ini adalah wujud apresiasi hasil kerja keras karya tugas mahasiswa selama satu semester. Adanya pameran ini jadi menjadikan kesempatan bagi mahasiswa buat mempromosikan karyanya agar dilihat pihak luar maupun universitas lain, ” ungkap Poppy F. Nilasari, Ersus. T., M. T., selaku ketua acara, Jumat (18/12/2020).

Pameran yang berlangsung empat hari berturut-turut ini adalah karya para mahasiswa angkatan 2018-2020. Tak hanya pameran karya yang berupa gambar desain 2D dan 3D ataupun karya desain pakaian saja, akan tetapi pengunjung akan diajak menikmati kuliah tamu serta workshop.

Kali ini ada 10 mata kuliah di dalam prodi DFT UK Petra yang turut serta dalam Innofashion Reasonable ini. Diantaranya mata kuliah Creative Fabric, Desain Fashion & Pattern Forecasting, Desain Thinking, Digital Style, DKV 2, Fashion Design, Fotografi Dasar, Komunikasi dan PED. “Total karya yang dipamerkan mencapai 168 terdiri mulai dari karya foto 2D, 3D, video 3D, video clip animasi hingga karya desain pakaian. Menariknya di hari terakhir jadi diadakan talkshow dan workshop dari praktisi dan alumni. ”, tambah Poppy.

Kegiatan hari ini pun mengundang fashion designer, konsultan dan penggiat fashion berbasis di Surabaya yaitu Embran Nawawi. Embran akan bicara mengenai Fashion in Pandemic. “Pandemi COVID-19 ini dalam dunia fashion bisa menjadikan sebuah peluang tersendiri. Saya akan menceritakan proyek berkaitan saja yang telah kerjakan selama ini sehingga para mahasiswa dan pengunjung mendapatkan sebuah inspirasi, ” ungkap Embran.

Kemudian Aan Soekardi, Fashion Designer ternama di Surabaya, wanita yang menyelesaikan pendidikannya di Jerman ini maka akan membawakan workshop bertajuk “Doing Mask Business in Pandemic Era”. Di dalam workshop ini, Aan akan membagikan materi pola masker tiga lapis dan bordirannya. Sehingga para kunjungan dapat membuatnya sendiri di rumah masing-masing.

Sementara itu menurut Ivana Ranita, mahasiswi prodi DFT angkatan 2019 mengungkapkan perasaannya saat karyanya berkesempatan mengikuti kegiatan ini. “Saya senang bisa joint di acara Innofashion Fair 2020 meskipun dalam kondisi study with home. Saya puas dengan karya-karya yang sudah saya kerjakan semaksimal mungkin sehingga bisa dilihat dengan umum, ” ungkap Ivana. [kun]