Salam-Ifan: Tegak Lurus dan Bebas Pungli, Tapi Banyak Kantor Roboh dalam Jember
Info

Salam-Ifan: Tegak Lurus dan Bebas Pungli, Tapi Banyak Kantor Roboh dalam Jember

Promo menarik pada undian Data Sidney 2020 – 2021.

Jember (beritajatim. com) – Pasangan bahan bupati Abdus Salam dan wakil bupati Ifan Ariadna menanyakan kewajiban calon bupati Hendy Siswanto & calon wakil bupati Muhammad Balya Firjaun Barlaman untuk mengerjakan rencana pengadaan barang dan jasa cocok aturan, jika memimpin Kabupaten Jember, Jawa Timur.

“Dalam proses pengadaan barang dan bantuan, memang sudah ada aturan berperan. Tapi aturan main itu kadang disiasati. Ini yang sering jadi sumber permasalahan sekarang, ” sebutan Ifan, dalam debat publik babak ketiga Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Jember, Jawa Timur, di Surabaya, Selasa (1/12/2020) malam.

“Seperti juga dengan terjadi di Jember. Bu Faida dengan konsep tegak lurusnya, yang katanya mencantumkan bebas pungli serta lain-lain, namun banyak sekali hasil-hasil proyek sekarang mengecewakan. Banyak kantor roboh, sekolah-sekolah, dan lainnya, ” kata Ifan.

Hendy mengatakan, contoh yang dipaparkan Ifan terjadi di Jember. “Tapi tidak pernah ada (bangunan) yang tumbang kalau saya mengerjakan. Kalau terbis kemudian diperiksa BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) dengan tujuan tertentu, tersebut persoalan, ” katanya.

BPK memberikan sejumlah opini terhadap hasil audit. Salah satunya disclaimer atau tidak bisa diperiksa karena kurangnya bukti pendukung. Menurut Hendy, pemberian opini disclaimer dalam audit Badan Pemeriksa Keuangan terhadap keterangan keuangan negara seharusnya bikin gemetar. “Karena tidak ada yang mampu dipertanggungjawabkan. Ini uang negara, bagaimana ya? Tidak tepat sasaran serta tidak dapat dipertanggungjawabkan. Mohon maaf, ini sudah melanggar hukum, ” katanya.

Berpengalaman sebagai birokrat, Hendy mengaku tidak pernah mengalami hal itu. “Tool kita untuk melaksanakan pembangunan proyek apapun itu, saya kembalikan lagi, pemasokan barang dan jasa sangat luar biasa: aturan dan regulasinya jelas. Dengan tidak benar orangnya, ” katanya. [wir/kun]