Pundak Jalan Longsor, Satu Rumah dalam Kecamatan Kanor Terancam
Info

Pundak Jalan Longsor, Satu Rumah dalam Kecamatan Kanor Terancam

Bojonegoro (beritajatim. com) – Pembangunan jembatan di Desa Simbatan, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro longsor di bagian bahu jalan. Jembatan penghubung Kecamatan Sumberrejo dengan Kecamatan Kanor itu longsor setelah berlaku hujan lebat. Akibatnya, longsor itu mengancam salah satu rumah masyarakat yang berada di sekitar.

Camat Kanor M Machfud mengatakan, bahu jalan sekitar pembangunan jembatan yang longsor itu sepanjang 17 meter, dengan lebar 12 meter dan kedalaman 8 meter. Akibat longsor itu, mengancam keberadaan rumah milik Sulkan Imron. “Jarak longsor dengan rumah tinggal tiga meter, ” ujarnya, Minggu (1/11/2020).

Sementara, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro Nadif Ulfia melahirkan, longsor bagian bahu jalan kira-kira pengerjaan proyek jembatan itu sesudah terjadi hujan lebat pada Selasa 27 Oktober 2020 malam.

Saat abu tersebut, terjadi banjir di sungai mekuris dan mulai menggerus material proyek. Pada Kamis, 29 Oktober 2020 sekitar pukul 05. 00 WIB terjadi longsor pada tebing dan bahu jalan, dan kelanjutan dampak bocornya pipa PDAM yang menambah gerusan air pada tebing dan bahu jalan. “Kami masih berkoordinasi dengan dinas teknis terpaut, ” jelasnya.

Pemimpin Forum Peduli Bencana Indonesia (FPBI) Kabupaten Bojonegoro Nurcholish mengungkapkan, cocok hasil assessment, pembangunan jembatan itu tepatnya berada di RT 01 RW 03 Desa Simbatan, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro. Sesuai hasil hitungan dinas teknis terkait kelanjutan kejadian itu taksir kerugian menyentuh Rp6 juta.

“Jembatan penghubung kecamatan itu sudah tiba dibangun sekitar satu bulan dengan lalu. Aliran air yang tidak lancar karena terhalang material jadi mencari aliran lain yang menggerus bahu jalan, ” jelasnya. [lus/suf]