polri-ungkap-peredaran-sabu-25-ton-1
Info

Polri Ungkap Peredaran Sabu 2, 5 Ton

Jackpot hari ini Result HK 2020 – 2021.

Jakarta (beritajatim. com) – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri serta Satgassus Polri berhasil mengungkap peredaran narkotika jenis sabu seberat 2, 5 ton asal jaringan Internasional Timur Tengah, Malaysia dan Nusantara.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa pengungkapkan itu berpangkal dari tiga lokasi dengan berbeda. Pertama di Parkiran Ali Kopi Lampaseh Praja, Kuta Raja, Kota Banda Aceh dan Pantai Lambada Lhok, Kabupaten Aceh Besar. Dalam hal ini abdi mengamankan barang bukti seberat 1. 278 Kilogram.

TKP kedua, berada di Jalan Kemakmuran, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Nangroe Aceh Darussalam, dengan barang bukti seberat 1. 267 Kilogram. Lalu, TKP ketiga Pertokoan Daan Mogot, Jalan Tampak Siring Jakarta Barat.

“Kami ungkap kurang lebih 2, 5 ton narkoba sabu asal Timur Tengah, Malaysia dengan masuk ke Indonesia, ” kata Sigit dalam jumpa pers di Lapangan Bhayangkara, Rabu (28/4/2021).

Sigit mengungkapkan, pada pengungkapan tersebut, aparat menangkap 18 orang tersangka, dengan rincian 17 diantaranya Warga Negeri Indonesia (WNI) dan satu Warga Negara Asing (WNA) Nigeria. Bahkan, salah satunya harus diberikan tindakan bahana dan terukur atau arah mati.

Mengenai peran dari tersangka tersebut, yakni, tujuh orang jadi jaringan pengendali. Mereka ialah S, AAM, KNK, AW, HG, A, dan MI. Lalu, delapan orang jadi jaringan transporter yaitu, M, MN, FR, MD, B, UI, R, dan AMF. Dan tiga orang jadi jaringan pemesan OL, AL, dan SL.

“Tersangka KNK, AW, HG, A, MI, dan AL merupakan terpidana di lapas dengan hukuman diatas 10 tahun dan hukuman stagnan. Namun mereka masih bisa menjadi pengendali jaringan narkotika internasional, ” ujar Sigit.

Sigit menuturkan, 2, 5 ton sabu tersebut hasilnya mencapai Rp1, 2 triliun. Sementara, hasil pengungkapan bahan haram itu setidaknya tersedia 10, 1 juta roh yang terselematkan. “Kalau lantaran sisi bahayanya maka secara kani amankan 2, 5 ton narkoba kami amankan masyarakat 10, 1 juta jiwa, yang tentunya bisa diselamatkan dari potensi bala narkoba ini, ” kata Sigit.

Untuk perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) subsidair Pasal 112 ayat (2) jo subsidiar Pasal 115 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 tahun 2009. [hen/suf]