Pendidik ITS Sri Fatmawati Pimpin Sekolah tinggi Ilmuwan Muda Indonesia
Info

Pendidik ITS Sri Fatmawati Pimpin Sekolah tinggi Ilmuwan Muda Indonesia

Promo menarik pada undian Data Sidney 2020 – 2021.

Surabaya (beritajatim. com) – Sri Fatmawati SSi MSc PhD, dosen Departemen Kimia, Fakultas Sains dan Analitika Petunjuk ITS adalah sosok perempuan yang membanggakan.

Bagaimana tak, ia dipercaya menjadi seorang atasan dalam sebuah organisasi berskala nasional merupakan suatu prestasi yang patut dibanggakan. Seperti halnya yang terjadi pada salah satu dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang berhasil terpilih menjadi ketua di organisasi Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI) periode 2020-2022.

Semuanya berawal sejak para anggota Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI), anggota ALMI, dan rektor yang menominasikannya untuk berbaur dalam keanggotaan ALMI. Tidak sekadar dinominasikan saja, ia juga kudu mengikuti rangkaian seleksi ALMI. “Pada Desember 2017 saya terpilih menjadi anggota ALMI dalam kelompok kegiatan sains garda depan, ” ungkapnya, Kamis (17/12/2020).

Pengajar yang kerap disapa Fatma itu menyampaikan bahwa dalam proses penetapan ketua ALMI, semua bakal calon merupakan orang-orang yang dicalonkan sebab para anggota ALMI. Bakal bahan ini dipilih dalam sidang lengkap pada tahun lalu. Dari kira-kira bakal calon tersebut, kemudian dipilih lagi menjadi dua kandidat. “Salah satunya adalah saya, ” ucap dosen yang saat ini juga menjabat sebagai Presiden Organization for Women in Science for the Developing World (OWSD) Indonesia.

Fatma menambahkan bahwa dengan perolehan suara sebesar 75 persen membuatnya berhasil terbatas menjadi ketua ALMI periode 2020-2022. Hal ini secara resmi dilakukan oleh Alan Frendy Koropitan PhD sebagai ketua ALMI periode 2018-2020 yang menyerahkan jabatannya kepada Fatma dalam sidang paripurna 2020, kira-kira hari lalu. “Dengan begitu, tanggung jawab saya semakin besar, ” tutur Wakil Kepala Pusat Penelitian Agripangan dan Bioteknologi ITS itu saat dihubungi melalui pesan daring.

Dalam pidato perdananya, istri dari Adi Setyo Purnomo SSi MSc PhD ini menyampaikan tentang beberapa visi dan misi yang akan dibawa bersama ALMI. Di antaranya adalah menekankan pentingnya peran ALMI sebagai katalis perkembangan sains garda depan di Nusantara, berkomitmen dalam kontribusi kebijakan serta komunikasi sains bagi masyarakat, beserta dapat meningkatkan pendidikan di Nusantara. “Adanya kontribusi di tingkat ijmal juga menjadi salah satu hal dengan penting, ” jelas ibu dibanding Fahira Yumiko Azzahra dan Filza Michiko Farzama ini.

Guna mewujudkan hal tersebut, lengah satu peneliti wanita terbaik dalam dunia ini melakukan perombakan kepengurusan seperti mengubah pengurus dari Carik Jenderal. Selain itu, ia serupa didukung oleh para petinggi lain seperti Direktur Program, Direktur Koneksi, serta Direktur Hibah dan Kemitraan dalam masa kepengurusannya.

“Untuk kesibukan ALMI akan bertumpu pada empat kelompok kerja, yaitu Sains Penjaga Depan, Sains dan Masyarakat, Sains dan Kebijakan, serta Sains serta Pendidikan, ” papar peraih penghargaan internasional dari raksasa kosmetika pokok Peancis, L’Oreal dengan organisasi pelajaran PBB, UNESCO ini.

Dosen berdarah Madura ini menyadari bahwa menjadi ketua ALMI benar bukanlah hal yang mudah. Situasi ini merupakan amanah yang kudu dilakukan dengan penuh tanggung jawab. Ia berupaya agar para ilmuwan dengan tergabung dalam ALMI ini benar-benar dapat berkontribusi dan memberi manfaat untuk Indonesia.

Di waktu dua tahun ke depan, Fatma berharap dapat membawa ALMI menjadi organisasi yang memberi dampak positif bagi pendidikan baik dalam dalam maupun di luar Nusantara. Hal ini dikarenakan ALMI adalah bagian dari Global Young Academy (GYA). “Dengan para ilmuwan lain yang tergabung dalam ALMI, beta optimis dapat mewujudkannya, ” habis-habisan satu-satunya anggota baru GYA 2020 yang berasal dari Indonesia itu. [adg/suf]