pemprov-terjunkan-302-pemantau-asn-jatim-di-17-titik-penyekatan-1
Info

Pemprov Terjunkan 302 Pemantau ASN Jatim di 17 Bercak Penyekatan

Jackpot hari ini Result Sidney 2020 – 2021.

Surabaya (beritajatim. com) – Ketua Tim Pantau Pembatasan Mudik ASN Pemprov Jatim sekaligus Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jatim, Nurkholis menerjunkan 302 personel yang berjaga di 17 titik penyekatan di Jatim. Personel itu ditugaskan untuk memeriksa ASN yang tentu nekat mudik.

“Sesuai SE Mendagri, Gubernur sudah memberi edaran ke seluruh ASN di per OPD bahwa kita dilarang mudik. Terkait dengan tersebut, kami sudah membuat tim yang kebetulan ketuanya aku, tim terpadu. Terdiri sebab 302 orang yang awak sebar di 17 titik penyekatan. Kami tidak iba tahu titiknya, nanti itu (ASN) bisa menghindari bercak itu, ” ujar Nurkholis kepada wartawan di kantornya, Kamis (6/5/2021).

Nurkholis menjelaskan, 302 personel tim harmonis tersebut berasal dari Institusi Kepegawaian Daerah (BKD) Jatim, Inspektorat Jatim, Satpol PP Jatim dan Dishub Jatim. Tim itu ditugaskan berangkat 6-17 Mei 2021.

Untuk sanksi bervariasi. Yakni, mulai sanksi sedang hingga berat. Sanksi sedang yakni penundaan gaji tetap dalam setahun. Sanksi mengandung, bisa sampai dicopot. Menghindari ASN mudik, Nurkholis mewajibkan seluruh ASN Pemprov Jatim untuk live location.

“Seperti sebelumnya, live location WhatsApp mulai jam 07. 00 WIB datang 16. 00 WIB. Semrawut pukul 16. 00 WIB sampai pukul 22. 00 WIB, ” imbuhnya.

Hingga Kamis (6/5/2021) sore, Nurkholis belum mendapatkan laporan ASN yang berani mudik dan terjaring berdiam penyekatan. “Sampai sekarang belum, mungkin besok pagi ada laporan diperbarui lagi. Tapi belajar dari pengalaman sebelumnya, tidak ada ASN dengan nekat, ” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Khofifah mengeluarkan SE Gubernur Jatim Nomor 800/2230/204. 3/2021 mengenai Pembatasan Kegiatan Bepergian Muncul Daerah, Mudik, dan Terlanjur bagi ASN Pemprov Jatim selama masa pandemi Covid-19, dan selanjutnya dijelaskan dengan spesifik dalam SE Sekdaprov Jatim Nomor 800/2625/204. 3/2021.

Dalam ketentuannya, ASN maupun PTT-PK (Pegawai Tidak Tetap dengan Konvensi Kerja) dilarang melakukan kegiatan ke luar daerah, mudik maupun cuti mulai agenda 6-17 Mei 2021. Selama pemberlakuan larangan tersebut, pada setiap ASN dan PTT-PK tetap absen melalui e-presensi mobile setiap hari. Tak hanya itu, selama libur dan cuti bersama lebaran bolos WFH wajib dilakukan had tiga kali.

Pemprov Jatim telah membentuk tim pemantauan larangan pegangan. Tim Pemantauan Larangan Mudik ASN secara resmi disahkan melalui SK Plh. Sekdaprov Jatim Nomor 800/2327/204. 3/2021. Tim pemantau tersebut terdiri dari unsur BKD Jatim, Inspektorat Jatim, Dishub Jatim dan Satpol PP Jatim. [tok/suf]