Lantaran 119 Demonstran yang Diamankan Polresta Malang Kota 2 Reaktif
Info

Lantaran 119 Demonstran yang Diamankan Polresta Malang Kota 2 Reaktif

Malang(beritajatim. com) – Polresta Malang Kota menangkap 119 demonstran pada aksi anarkis menegasikan Undang-undang Omnibus Law di tempat Alun-alun Tugu, Kota Malang, Kamis, (8/10/2020) kemarin. Setelah diamankan demonstran dibawa ke Mapolresta Malang Kota.

Di Mapolresta Sial Kota, demonstran menjalani pemeriksaan pertama soal peran masing-masing saat unjuk rasa. Selain, menjalani pemeriksaan, demonstran yang ditangkap juga menjalani rapid test. Dari 119 demonstran 2 orang dinyatakan reaktif.

“Jumlah total rapid, 119 orang. Non reaktif, 117 orang dan reaktif 2 orang. Satu berinisial MNH warga Kabupaten Malang serta satu RYM warga Kota Udi, ” kata Paur Dokes Polresta Malang Kota, Dokter Achmadi, Jumat, (9/10/2020).

Dampak dari demo anarkis itu, sejumlah fasilitas publik rusak, kaca-kaca gedung DPRD pecah, mobil bernopol merah rusak, satu mobil Pamwal Satpol PP Kota Malang dibakar. Serta empat kendaraan dinas jentera dua milik Polresta Malang Tanah air dibakar demonstran.

Kapolresta Malang Kota, Kombespol Leonardus Simarmata mengatakan, dari analisa sementara. Gerombolan massa yang anarkis bukan bermula dari mahasiswa maupun buruh. Pokok, sebagian besar yang ditangkap merupakan demonstran berusia remaja dengan baju khas hitam-hitam. Polisi juga masih mencari dalang dibalik kerusuhan dalam Malang.

“Ketika kawula yang anarkis tadi mulai bermain. Teman mahasiswa sama buruh tepat mundur ke belakang ini yang bermain kelompok mana ini. Sebab bukan buruh dia. Masih awak identifikasi karena yang ricuh penuh ada anak-anak kecil berpakaian-pakaian hitam, ” papar Leonardus. (luc/ted)