Kurang Disiplin, Penyebab Angka Kasus Covid-19 di Pamekasan Naik
Info

Kurang Disiplin, Penyebab Angka Kasus Covid-19 di Pamekasan Naik

Pamekasan (beritajatim. com) – Angka kasus pasti Coronavirus Disease 2019 di kabupaten Pamekasan, kembali naik pasca adanya bunga delapan pasien baru yang dinyatakan positif terinfeksi wabah Covid-19, Rabu (25/11/2020).

Hal tersebut berdasar update peta sebaran pagebluk virus corona yang dikeluarkan Tim Satgas Covid-19, di mana tambahan delapan pasien baru yang dinyatakan positif tersebut, sekaligus menjadikan mutlak pasien positif menjadi sebanyak 407 orang.

“Update hari ini ada tambahan delapan pasien baru yang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19, bahkan satu di antatanya meninggal dunia. Total saat itu terdapat sebanyak 407 orang anak obat positif Covid-19, ” kata Jubir Tim Satgas Covid-19 Pamekasan, Sigit Priyono.

Dari total sebanyak 407 karakter yang dinyatakan positif Covid-19, mengungkung sebanyak 31 orang dalam tahap isolasi (termasuk 8 pasien baru), 36 orang meninggal dunia, serta sebanyak 340 orang lainnya dinyatakan sembuh pasca menjalani perawatan serius.

Update sebaran virus corona yang dikeluarkan Tim Satgas Covid-19 Pamekasan, Rabu (25/11/2020).

Makin tidak menutup kemungkinan jumlah itu berpotensi kembali naik, khususnya pasca status suspect juga terbilang relatif agung. Apalagi saat ini terdata sebanyak 988 orang dalam status suspect, meliputi 21 orang dalam penjagaan, 63 orang meninggal dunia, dan 904 orang dinyatakan selesai alias Negatif Covid-19.

Tatkala Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Jawatan Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, Ahmad Marzuki menilai naiknya angka pasien membangun Covid-19 di Pamekasan, tidak lepas dari faktor kurangnya disiplin bangsa dalam menerapkan protokol kesehatan sebati anjuran pemerintah.

“Salah satu penyebab naiknya angka pasien positif Covid-19 terakhir, yaitu kurangnya kewaspadaan masyarakat kepada jenis wabah ini. Mungkin mereka lupa untuk menerapkan protokol kesehatan tubuh dan lainnya, ” ungkap Ahmad Marzuki.

Dari tersebut pihaknya kembali mengingatkan sekaligus mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan bersikap disiplin guna memutus pertalian penyebaran Covid-19, khususnya di Pamekasan. “Mari kita selalu bersikap peraturan menerapkan protokol kesehatan untuk bersama-sama memutus rantai penyebaran Covid-19, ” imbaunya.

“Mari kita selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan tubuh dengan melakukan 3M, selalu membasuh tangan dengan sabun, selalu memakai masker, serta selalu menjaga langkah (physical distancing) . Karena kami menyakini jika kelakuan disiplin dapat memuutus rantai penyaluran Covid-19, ” pungkasnya. [pin/but]