bupati-siap-bentuk-klub-baru-jika-yayasan-persid-jember-tolak-dirombak-total-1
Info

Bupati Siap Bentuk Klub Segar Jika Yayasan Persid Jember Tolak Dirombak Total

Dapatkan promo member baru Pengeluaran HK 2020 – 2021.

Jember (beritajatim. com) – Bupati Hendy Siswanto siap membentuk konsorsium sepak bola baru pada Kabupaten Jember, Jawa Timur, jika Yayasan Persid Jember menolak perombakan total dengan diinginkannya.

Keinginan perombakan total itu disampaikan Hendy, saat menerima Balai Pembina Yayasan Persid Jember yang diketuai Suparno, mantan kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, di Pendapa Wahyawibawagraha. Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (6/6/2021) sore.

Yayasan Persid Jember yang menaungi klub sepak bola Bon 3 Persid saat tersebut dilanda sengketa dualisme kurun kepengurusan yang diketuai Sholahuddin Amulloh alias Jo dengan Sunardi, seorang anggota DPRD Jember. Dualisme ini memproduksi Persid terancam tak mampu mengikuti kompetisi sepak bola Liga 3, karena PSSI Jawa Timur menganggap masalah ini harus diselesaikan dulu secara kekeluargaan atau secara hukum.

“Saya berharap dua-duanya (kepengurusan yang diketuai Jo dan Sunardi) tidak diteruskan. Kita bikin baru sedang. Kita pilih calon-calon. Tercampak saya komandani di atasnya, sambil kita urus ke depan yayasan baru, ” kata Hendy.

Suparno sempat keberatan jika dewan pembina dibongkar, karena yang bermasalah adalah kepengurusan. Ia menampik adanya dualisme yayasan. Menanggapi itu, Hendy menyatakan, tidak akan membahas jika Yayasan Persid Jember keberatan dan tidak mengizinkan keinginannya. “Saya akan bentuk sendiri klub sepak bola Jember, saya akan daftarkan sendiri. Kami akan dialog PSSI, syaratnya apa. Beta akan panggil expert, ” katanya.

Sudah pertemuan, Hendy menegaskan pada wartawan, bahwa Jember memerlukan kerukunan dan kekompakan. “Kalau sampai ada dua Persid, justru akan jadi masalah kita. Kenapa? Kalau pengelola mengatakan tidak ada urusan secara hukum, versi Persid yang satunya (versi Sunardi) memiliki pengikut yang penuh. Padahal untuk memenangkan pertarungan kompetisi, kita harus memenangkan pertarungan dengan diri kita dulu, ” katanya.

“Jadi saya putuskan (Yayasan) Persid (Jember) itu intinya harus dilepas semua. Kalaupun tidak lepas, tak masalah. Kami akan membuat yayasan baru, rumah segar. Siapa yang akan mengakar di dalamnya? Dua-duanya. Daripada Pak Haji Sunardi monggo, dari Pak Haji Suparno monggo. Timnya ayo masuk semua. Atau orang luar. Masuk. Ini dalam utama rumah yang baru. Yuk kita susun sama-sama, pertama kita daftarkan untuk menimbrung kompetisi, ” kata Hendy.

“Kalau tak mau, silakan. Monggo. Tapi kami akan bikin sendiri. Pemkab akan buat tunggal. Yang memimpin saya tunggal. Saya akan cari pemain sendiri. Saya akan bikin klub namanya Persatuan Menggampar Bola Jember dan itu akan saya daftarkan memasukkan kompetisi. Kenapa begitu? Tahun depan kita mengadakan Porprov (Pekan Olahraga Provinsi). Tanpa sampai sebagai tuan panti, kita tidak punya perhimpunan sepak bola, ” sebutan Hendy.

Yayasan Persid Jember diberi tenggat waktu 13 Juni untuk memberikan kesepakatan perombakan total. “Tidak boleh lama-lama, pokok Juli sudah di ajaran mata. Memang harus dirembuk, tapi jangan lama-lama. Kalau satu minggu tidak ada kabar, kami akan dirikan sendiri. Pemkab akan dirikan tim sendiri, ” cakap Hendy. [wir/kun]