Bantuan BNPB Diduga Diselewengkan untuk Persuasi Paslon, Ini Klarifikasi Lucy
Info

Bantuan BNPB Diduga Diselewengkan untuk Persuasi Paslon, Ini Klarifikasi Lucy

Bonus harian di Keluaran HK 2020 – 2021.

Surabaya (beritajatim. com) – Viralnya foto-foto paket sandaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang diduga digunakan untuk manuver salah satu paslon mulai menemukan jawaban. Kini, di berbagai saluran media sosial dan grup WhatsApp beredar foto Plt Ketua Golongan Demokrat Kota Surabaya, Lucy Kurniasari sedang membagikan paket bantuan tersebut dalam sebuah acara kampanye buat pemenangan salah satu paslon.

Lucy tampak memakai busana hijau lengan panjang bermotif kuning. Acara dihadiri warga yang sebagian memakai kaos warna-warni khas pendukung paslon. Ada tenda yang dipasang untuk peneduh dari cuaca radang.

Di foto, Lucy juga berada pada tempat untuk para pembicara. Di belakang para pembicara, ada spanduk jumbo bergambar Machfud-Mujiaman dengan gubahan besar ‘Maju Kotane, Makmur Wargane’.

Kemudian, ada pemberian paket bantuan tersebut. Lucy & warga menunjukkan paket bantuan BNPB tersebut. Tak lupa, ada salam dua jari, merujuk pada bagian urut 2 milik salah satu paslon.

Di bagian bantuan itu ada tulisan ‘Bantuan Dana Siap Pakai BNPB’. Pada BNPB memang ada alokasi taksiran ‘Dana Siap Pakai’ yang dimanfaatkan pada saat tanggap darurat kesusahan. Saat ini sendiri pemerintah sudah menyatakan ada bencana pandemi Covid-19.

Sebelumnya, salah seorang warga Surabaya bernama Albert Kurniawan juga telah melapor ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Surabaya, Kamis (19/11/20), atas viralnya foto-foto paket bantuan BNPB untuk kampanye Machfud-Mujiaman. Hanya saja, ketika itu, tidak ada foto dalam sebuah acara. Hanya ada foto yang membuktikan satu truk besar memuat bagian bantuan BNPB dan sejumlah karakter memakai kaos warna-warni khas pendukung paslon.

Albert mengutarakan, beredarnya foto-foto kegiatan kampanye Machfud yang digerakkan Lucy telah membenarkan dugaannya. “Sekarang sudah ada foto-foto baru. Ini bukti dugaan penyelewenangan bantuan BNPB untuk kepentingan politik semakin kuat. Silakan aparat dengan berwenang memprosesnya agar tidak mencederai keluhuran demokrasi kita, ” prawacana Albert, Sabtu (28/11/2020).

Lucy Kurniasari yang dikonfirmasi beritajatim. com secara terpisah melalui WhatsApp, mengirimkan rilis klarifikasinya, Sabtu (28/11/2020) malam. Menurut Lucy, bantuan paket BPT dan sembako itu buat warga terdampak pandemi. BNPB memang memberi 10 ribu paket Bakal Pangan Tambahan (BPT) yang diperuntukan kepada warga terdampak pandemi Covid-19.

Kementerian Kesehatan serupa memberi bantuan 20 ribu bagian BPT. Paket BPT untuk memajukan daya tahan tubuh bagi tenaga kesehatan dan non tenaga kesehatan.

Selain itu, Lucy juga mengaku membagikan 50 ribu paket sembako selama pandemi Covid-19. “Saya sebagai Anggota DPR MENODAI menyalurkan bantuan tersebut kepada masyarakat Surabaya yang benar-benar terdampak, sesuai warga yang kehilangan pekerjaan atau yang dirumahkan. Bantuan juga diberikan kepada warga yang benar-benar tidak mampu. Tujuannya agar beban berat terdampak Covid-19 dapat berkurang, ” ujarnya.

“Jadi, aku tidak pernah membedakan warga Surabaya apapun aliran politiknya. Selama memenuhi kriteria terdampak Covid-19, saya minta untuk diberikan bantuan paket tersebut, ” imbuhnya.

Sebab dalam jumlah yang banyak, oleh karena itu Lucy membagikan paket tersebut mencuaikan relawan dan kecamatan serta bekerjasama dengan RT dan RW.

Para relawan serta RT dan RW baru diberikan tumpuan paket itu setelah menunjukkan data warga yang terdampak Covid-19. “Jadi, pembagian paket BPT dan sembako semata bersifat sosial. Siapa saja warga Surabaya yang memenuhi patokan terdampak Covid-19 diberi bantuan bagian tersebut, ” pungkas anggota Premi IX DPR RI dari Dapil Jatim 1 (Surabaya dan Sidoarjo) dan Ning Surabaya tahun 1986 ini. (tok/kun)