Aparat Pemakaman Protokol Covid Diganggu Awak di Jember
Info

Aparat Pemakaman Protokol Covid Diganggu Awak di Jember

Jember (beritajatim. com) – Petugas pemakaman jenazah dengan protokol Covid-19 diganggu warga, di Daerah Gugut, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis (6/8/2020) malam. Keluarga almarhum tidak terima secara pemakaman menggunakan protokol tersebut.

Kepala Bidang Kedaruratan serta Logistik Badan Penanggulangan Bencana Kawasan Jember Heru Widagdo membenarkan, petugas tim reaksi cepat tersebut mendapat gangguan selama dan hingga jalan pemakaman selesai. Mereka dilempari oknum warga yang tidak suka. “Pada dasarnya lancar. Tapi kemudian muncul entah istrinya atau siapa, ” katanya, Jumat (7/8/2020).

Beruntung, petugas pemakaman mendapat perlindungan dari aparat kepolisian. “Kami hanya petugas (pemakaman). Bisa dan tidaknya bukan kami yang menentukan. Ketika ada permintaan dari rumah sakit, kami akan lakukan itu. Boleh dan tidaknya tidak kewenangan petugas pemakaman. Kalau tidak mau pakai standar Covid, silakan berkomunikasi dengan aparat setempat, ” kata Heru.

Petugas pemakaman, lanjut Heru, juga tidak berhak memastikan apakah jenazah tersebut memang positif Covid-19 atau tidak. “Itu urusan medis. Kami aparat lapangan untuk melakukan pemakaman, ” katanya.

Petugas pemakaman BPBD memang harus bersabar bertemu reaksi warga, kendati juga di kondisi lelah. “Saya bersyukur teman-teman bisa bersabar dan menahan diri. Kita semua tak menghendaki ada Covid, ” kata Heru. [wir/kun]