Info

Aparat Gabungan Robohkan Warung Sabu-sabu di Pinggir Sungai Surabaya

Dapatkan promo member baru Pengeluaran HK 2020 – 2021.

Surabaya (beritajatim. com) – Warung jajan sabu atau dikenal warung andok dalam Semampir, Surabaya, dirobohkan petugas gabungan dari Polisi, Koramil dan Satpol PP, Minggu (14/5/2021).

Taat petugas, warung andok tersebut banyak digunakan oleh konsumen sabu untuk beli & sekaligus memakainya di wadah. Pelayanan khusus ini terpendam dan terselubung berada pada perkampungan kumuh. Warung tersebut berdiri tepat berada di sebelah sungai atau lambe sungai.

Sebelum dirobohkan, Polsek Asemrowo Surabaya beberapa masa lalu sempat menangkap senjumlah pelaku dan pemakai narkoba jenis sabu-sabu (SS). Meski sudah digerebeg ternyata aktifitas mereka masih ada, sehingga petugas Polsek Semampir balik menggrebek tempat itu.

“Awalnya kita amati ternyata masih ada kesibukan jual beli sabu. Oleh sebab itu kita putuskan bukan cuma menggerebek dan mengamankan beberapa diantara kita. Namun petugas dari Polsek Semampir, Satpol PP dan Koramil Semampir juga merobohkan gubuk yang kerap dijadikan ajang transaksi narkoba di pinggir sungai Sidorame tersebut, ” jelas Kapolsek Semampir Kompol Ariyanto Agus, Minggu (15/3/2021).

Menurut Ariyanto, penggerebekan dilakukan sesudah petugas mendapatkan informasi bahwa gubuk yang berlokasi pada pinggir sungai Sidorame, masih ada aktifitas yang mencurigakan. Bahkan petugas menduga tersedia beberapa orang hendak andok sabu.

Kemudian petugas menyelidiki dan berhubungan petugas gabungan TNI serta Satpol PP menggrebeg serta sedikitnya 5 orang karakter diamankan. Kelima pelaku yang diamankan yakni adalah, YM (16), MA (20) AD (20) dan DA (20), mereka warga Surabaya.

Sementara satu orang yang lain masih berstatus pelajar berinisial Z (14) juga warga Surabaya.
“Pelaku dengan diamankan ini adalah pengedar dan pembeli narkoba jenis sabu- sabu, ” tutur Kapolsek.

Bertambah lanjut Aryanto menjelaskan, lantaran tangan para tersangka, mengamankan puluhan alat hisap atau bong diduga milik para pelaku. “Semua tersangka beserta barang bukti (BB) diamankan ke Mapolsek Semampir Surabaya untuk dilakukan proses asas dan pengembangan kasus, ” tutupnya.

Itu pelakunya akan terancam Pasal 114 ayat (2) urusan 112 ayat (2) undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. [man/suf]