airlangga-akademisi-pun-harus-mengawasi-uu-cipta-kerja-1
Info

Airlangga: Akademisi Pun Harus Meninjau UU Cipta Kerja

Info seputar SGP Hari Ini 2020 – 2021.

Jakarta (beritajatim. com) – UU Membikin Kerja mereformasi izin jalan melalui sistem  Online Single Submission   (OSS) yang akan mulai digunakan pada Juli 2021 mendatang. Menteri Koordinator Tempat Perekonomian, Airlangga Hartarto menodong para akademisi juga  memeriksa penerapan Undang-Undang Cipta Kerja.

“Pemerintah memerlukan kerja sama dari segenap stakeholder termasuk dari akademisi untuk memastikan seluruh kebijaksanaan dapat terlaksana dengan bagus sehingga penerapan UU Membuat Kerja yang terdiri sejak 11 klaster ini mampu berlangsung optimal dan mengakselerasi peningkatan investasi serta peningkatan kewirausahaan, ” kata Menko Airlangga saat secara daring membuka forum diskusi jemaah terkait UU Cipta Kerja di Jakarta, Selasa (30/3/2021).

Menko Airlangga menyampaikan pengesahan UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja bersama 51 aturan turunannya merupakan bentuk komitmen negeri dalam melakukan reformasi struktural.

“UU Menjadikan Kerja akan menyederhanakan, mensinkronkan dan mengefektifkan peraturan yang terlalu banyak dan mulia yang sering kali malah menimbulkan hambatan dalam penciptaan investasi dan pembukaan cara baru yang tentunya berpengaruh pada penyerapan tenaga kegiatan, ” lanjut dia.

Selain itu, sambung Airlangga, salah satu bani UU Cipta Kerja yaitu Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2021 mengatur daftar prioritas investasi yakni lebih dari 1700 bidang daya terbuka untuk investasi, 245 bidang usaha prioritas dengan fasilitas  tax holiday   dan  tax allowance , 89 bidang usaha yang dibuka untuk bermitra dengan koperasi dan UMKM, serta 46 bidang usaha dengan persyaratan tertentu..

Dia juga menyampaikan bahwa negeri turut mengoptimalkan investasi langsung dengan membentuk Indonesia Invesment Authority (INA) yang bakal mengelola dana dalam format  master fund   dan  thematic fund.

Kemudian, Airlangga juga mengemukakan bahwa pemerintah tetap optimistis ekonomi nasional akan tumbuh 4, 5 hingga 5, 3 obat jerih pada tahun ini sebab tanda-tanda pemulihan ekonomi telah terlihat.

“Tercermin dari PMI manufaktur yang berada di atas kelas ekspansif 50 atau 50, 9 persen, realisasi investasi dan penyaluran KUR dalam tahun 2020 ini memutar tinggi dibandingkan dengan tarikh sebelumnya, IHSG serta biji tukar rupiah yang telah kembali, ” jelasnya.

Sedangkan untuk pengerjaan di sisi kesehatan, Airlangga menyebutkan bahwa pemerintah pada 2021 ini akan berfokus pada program vaksinasi massal dan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro yang akan terus diperluas ke provinsi-provinsi lain.

“Pemerintah terus mencari jalan memitigasi dampak pandemi untuk menjaga momentum pemulihan kesehatan dan ekonomi khususnya buat meningkatkan kepercayaan masyarakat di dalam melakukan konsumsi dan investasi melalui berbagai strategi dalam tahun 2021 ini, ” tandasnya.[ rea ]