Info

Agenda ‘Home Care Service’ Lamongan Dimulai dari Desa Jatidrojog

Jackpot hari ini Result Sidney 2020 – 2021.

Lamongan (beritajatim. com) – Pemkab Lamongan telah mencanangkan Program Home Care Service dengan menggandeng Vokasi Keperawatan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya melalui Dinas Kesehatan beserta stakeholder terkait.

Pencanangan program tersebut dikerjakan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, yang oleh Tumenggung Lamongan Yuhronur Efendi (YES) dimulai realisasinya di Tempat Jatidrojog Kecamatan Kedungpring, Kamis (3/6/2021).

Bupati YES mengungkapkan, melalui program ini, nantinya didata dan diinventarisir tim rawan atau keluarga yang rentan mempunyai risiko tinggi terhadap timbulnya masalah kesehatan tubuh di Kabupaten Lamongan.

“Jadi program Home Care Service ini merupakan pelayanan kesehatan yang berkesinambungan dan komprehensif yang diberikan kepada individu, keluarga, dalam tempat tinggal mereka. Maksudnya untuk meningkatkan, mempertahankan, menebus kesehatan, kemandirian, dan meminimalkan kecacatan akibat penyakit, ” ungkap Bupati YES.

Kendati demikian, tinggi YES, program ini pasti perlu dikembangkan dan disempurnakan lagi, baik sarana serta prasarananya maupun tenaga kesehatannya yang kompeten. Menurutnya, kejadian itu yang harus disiapkan oleh Pemkab Lamongan di upaya mendukung program Home Care Service ini.

“Kita membutuhkan tenaga kesehatan yang kompeten, bukan hanya membantu orang kecil menjadi sembuh, tapi serupa membuat orang yang bugar tidak menjadi sakit. Oleh karena itu saat ini, kita bekerjasama dengan Unair melalui Fakultas Vokasi Prodi Keperawatan yang kampusnya juga ada di Lamongan sebagai tenaga kesehatan pada Home Care Service ini, ” jelas YES.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan dr Taufik Hidayat mengungkapkan, berdasarkan buatan survei, terdapat keluarga hati duka di Kabupaten Lamongan dengan berjumlah 191. 899 Kepala Keluarga (KK) dan beberapa besar sudah dilakukan intervensi di bidang kesehatan.

Sedangkan untuk tanggungan yang terdapat permasalahan baik ekonomi inilah yang bakal diintervensi secara paripurna bergabung instansi terkait sesuai hajat keluarga melalui Home Care Service ini.
“Dari jumlah keluarga rawan itu, terdapat keluarga dengan permasalahan sosial ekonomi sebesar 469 KK dengan rata-rata setiap Puskesmas terdapat jumlah anak 15 KK, ” nyata dr Taufik Hidayat.

Untuk diketahui, indeks kesehatan di Kabupaten Lamongan naik setiap tahunnya lantaran 0, 801 di tarikh 2018, 0, 804 pada tahun 2019, dan 0, 806 di tahun 2020. Hal tersebut didukung oleh peningkatan layanan dan wahana kesehatan yang ada pada Kabupaten Lamongan, salah satunya pengadaan mobil sehat sebesar 432 unit sampai dengan saat ini dan mau ditambah sesuai dengan total desa, yakni 474 bagian. [riq/suf]